Pencarian
SPONSOR PORTAL
 
Selamat Datang Di Berita Portal Investasi Finansial Bisnis Informasi
Berita Lainnya

Jakarta, 29 Maret 2011 (16:40)

IHSG Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sore ini melemah 1,344 poin atau 0,32% ke level 3.591,515. Sementara Indeks unggulan LQ45 turun 3,179 poin atau 0,50% ke level 642,135. Selain itu, indeks JII juga menurun 6,8 poin ke 502,4. volume perdagangan hari ini mencapai 3,5 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4 triliun. Sebanyak 112 saham menguat, 104 saham turun dan 90 saham stagnan. Saham yang turun seperti saham ASII turun Rp2.200 ke Rp54.700, GGRM turun Rp900 ke Rp41.650, UNTR turun Rp500 ke Rp21.650, UNVR turun Rp450 ke Rp15.300, PLIN turun Rp300 ke Rp2.000. Sementara Saham yang naik seperti saham MBAI naik Rp1.500 ke Rp15.500, INDS naik Rp800 ke Rp9.500, ITMG naik Rp750 ke Rp47.300, PTBA naik Rp450 ke Rp21.100, INDR naik Rp425 ke Rp21.100

 

 

Jakarta, 29 Maret 2011 (13:04)

IHSG turun 22,4 poin

Pada perdagangan sesi I siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 22,4 poin atau 0,62% ke level 3.580. IHSK mengalami net foreign sell Rp1,9 miliar dengan poenjualan asing sebanyak Rp492,8 miliar dan pembelian asing mencapai Rp379,7 miliar. Volume perdagangan pada sesi I siang ini mencapai Rp980 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,4 triliun. Sebanyak 103 saham turun, 81 saham naik dan 81 saham stagnan di sesi I siang ini. Untuk indeks LQ45 turun 5,6 poin ke 639,6, sementara untuk Jakarta Islamic Index (JII) turun ke 503,1. saham-saham yang turun saat ini antara lain ASII, GGRM, UNTR, UNVR, SMGR. Sementara, untuk saham yang menguat pada siang ini antara lain INDS neik Rp800 ke Rp9.500, MBAI turun Rp500 ke Rp14.500, INDR naik RP450 ke Rp 2.825.

 

 

Jakarta, 29 Maret 2011 (10:04)

IHSG terkoreksi tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan pagi ini terkoreksi tipis 11,359 poin atau 0,31% ke level 3.591,500. Sementara untuk indeks unggulan LQ45 turun tipis 3,238 poin atau 0,51% ke level 642,076 dan pada indeks JII turun 3,6 poin ke 505,6. pada pagi ini volume perdagangan mencapai 34,8 juta saham dengan nilai transaksi senilai Rp70,8 miliar. Saham-saham yang turun antara lain ASII turun Rp1.000 ke Rp55.900, UNTR turun Rp200 ke Rp22.000, AALI turun Rp100 ke Rp22.750, BBCA turun Rp100 ke Rp6.850 . Sementara saham-saham yang mengalami kenaikan pada pagi ini antara lain seperti saham BRNA naik Rp50 ke Rp1.550, ULTJ naik Rp30 ke Rp1.060.

 

 

Jakarta, 28 Maret 2011 (17:04)

IHSG turun 4,25 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan awal perdagangan pekan ini IHSG ditutup turun 4,25 poin atau 0,12% ke level 3.602,86. Sebanyak 111 saham naik, 105 saham turun dan 87 saham stagnan. Volume perdagangan hari ini mencapai 2,6 miliar dengan nilai transaksi mencapai Rp2,8 triliun. Saham unggulan LQ45 turun 2,2 poin ke 645,3, sementara indeks JII turun 5,2 poin ke 509,3. IHSG mengalami net foeign buy sebesar Rp199,02 miliar dengan penjualan asing sebesar Rp984,4 miliar dan pembelian asing sebesar Rp785,4 miliar. Saham-saham yang mengalami kenaikan seperti saham AALI naik Rp450 ke Rp22.850, DSSA naik Rp450 ke Rp26.950, BFIN naik Rp250 ke Rp3.250, GGRM naik Rp150 ke Rp42.250. Sementara, saham yang mengalamipenurunan antara lain seperti saham ITMG, INDS, ASII, UNTR, NIPS dan HMSP.

 

 

Jakarta, 28 Maret 2011 (13:18)

IHSG turun 16,2 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I siang ini ditutup turun 16,2 point atau 0,45% ke 3.590,92. Pada sesi I 66 saham naik, 110 saham turun dan 85 saham stagnan. Volume perdagangan siang ini mencapai 987,05 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp992,8 miliar. Sementara indeks LQ45 turun 4,2 poin ke 643,2 dan indeks JII turun 4,7 poin ke 509,7. Saham-saham yang mengalami penurunan antara lain ITMG, ASII, MBAI, GGRM, UNTR, NIPS dan INDS. Sementara, saham yang mengalami penguatan seperti BTMS naik Rp1.000 ke Rp9.900, DSSA, BFIN, BTPN, INTP, AALI dan BDMN.

 

 

Jakarta, 28 Maret 2011 (10:18)

IHSG turun 5,3 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini dibuka turun 5,3 poin atau 0,15% ke 3.601. 49 saham turun, 39 saham naik dan 91 saham stagnan. Volume perdagangan pada pagi ini mencapai 132,5 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp134,3 miliar. Sementara, untuk indeks unggulan LQ45 turun 2,4 poin ke 6445,07 dan untuk Indeks JII turun 2,9 poin ke 51,6. sector-sektor yang masih mempertahankan indeks di level 3600 antara lain di sector pertambangan naik 1,8 poin ke 3.140,2. Saham yang berada pasa posisi top losers antara lain Indomobil Sukses International Tbk (IMAS), Wicaksana Overweas Interbational Tbk (WICO), Mitra International Resources Tbk (MIRA) dan Multipolar Tbk (MLPL).

 

 

Jakarta, 25 Maret 2011 (13:18)

IHSG bertambah naik

Pada sesi I perdagangan siang ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,44% ke level 3.627,86. Perdagangan siang ini sebanyak 101 saham mengalami kenaikan, 74 saham turun dan 92 saham stagnan. Sementara indeks unggulan LQ45 naik 0,63% ke level 651,82, begitu juga dengan indeks JII yang naik 0,65% ke level 519,04. volume perdagangan siang ini tercatat sebanyak 1,42 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp2.15 triliun. Saham-saham yang naik pada siang ini antara lain ASII naik 2,02% ke Rp57.950, INDR naik 12,04% ke Rp2.325, BMRI naik 2,43% ke Rp6.300, INVS naik 1,47% ke Rp6.900, GGRM naik 0,23% ke Rp42.750.

 

 

Jakarta, 25 Maret 2011 (10:18)

IHSG naik0,22%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan pagi hari ini dibuka naik 0,22% ke level 3.619,86. sementara itu indeks unggulan LQ45 naik 0,32% ke level 649,85, sedangkan Indeks JII naik 0,37% ke level 517,57. Saham-saham yang naik pada pembukaan hari ini antara lain ASII naik 0,52% ke Rp57.100, UNTR naik0,86% ke Rp23.200, ITMG naik 0,29% ke Rp50.800.

 

Jakarta, 24 Maret 2011 (16:39)

IHSG naik 1,55%

Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini di tutup naik 1,55% menembus level resistance baru yaitu ke level 3.611,64. Sebanyak 180 saham tercatat naik, 49 saham turun dan 79 saham tercatat stagnan. Indeks unggulan LQ45 juga mengalami kenaikan 1,72% ke level 647,73, sementara indeks JII naik 2,15% ke level 515,65. volume perdagangan hari ini tercatat sebanyak 3,61 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,49 triliun. Saham-saham yang ikut naik pada hari ini antara lain ASII naik 1,7% ke Rp56.800, ITMG naik 1,7% ke Rp50.650, BTPN naik 7,79% ke Rp11.750 dan INDS naik 6,31% ke Rp10.100.

 

 

Jakarta, 24 Maret 2011 (13:10)

IHSG kembali naik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I siang ini ditutup naik 1,1% ke level 3.595,79 sekaligus memecahkan resistance di level 3.550. sebanyak 148 saham naik, 52 saham turun dan 76 saham di posisi stagnan. Indeks unggulan LQ45 juga menglami kenaikan 1,22% ke level 644,52 sementara JII naik 1,5% ke level 512,34. volume perdagangan sampai paada sesi I tercatat sebanyak 1,85 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp2,68 triliun. Saham yang naik pada sesi I siang ini meliputi. ITMG, ASII, INTP, PTBA, HRUM dan MBAI.

 

 

Jakarta, 24 Maret 2011 (10:10)

IHSG pagi ini melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini dibuka melemah 1,739 poin atau 0,04% kel level 3.554,49. Hal ini disebabkan aksi profit taking yang dilakukan oleh investor. Sementara pada saham unggulan Indeks LQ45 turun 0,07% ke level 636,3, sedangkan Indeks JII naik 0,12% ke level 505,42. tercatat sebanyak 53 saham naik, 31 saham turun dan 73 saham stagnan. Sementara itu, volume perdagangan pada pagi ini tercatat sebanyak 262,61 juta dengan nilai transaksi sebesar Rp 407,33 miliar. Saham-saham yang terpantau turun pada pagi ini antara lain GGRM turun 1,17% ke Rp 42.000, PTBA turun 0,24% ke Rp 20.700, BBCA turun 0,73% ke Rp 6.750.

 

 

Jakarta, 23 Maret 2011 (13:28)

IHSG sore ini naik 38,51 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sore ini ditutup naik 38,51 poin atau 1,09% ke level 3.556,23, sebanyak 143 saham naik, 71 saham turun dan 84 saham stagnan. Sementara itu saham unggulan LQ45 naik 9,04 poin ke 636,7 dan indeks JII naik 9,8 poin ke 504,7. Volume perdagangan hari ini mencapai 2,8 miliar saham senilai Rp 3,9 triliun. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.400 ke Rp 49.800, Indospring (INDS) naik Rp 1.000 ke Rp 9.500, United Tractor (UNTR) naik Rp 950 ke Rp 23.200, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp 800 ke Rp 55.850. Sementara di jajaran top losers Sepatu Bata (BATA) turun Rp 1.000 menjadi Rp 65.000, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 520 ke Rp 1.680. (Adira Finance (ADMF) turun Rp 200 ke Rp 10.600.

 

 

Jakarta, 23 Maret 2011 (13:28)

IHSG naik 21,25 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi I siang ini ditutup naik 21,25 poin atau 0,06% ke level 3.538,97. terdapat 124 saham naik, 67 saham turun dan 79 saham stagnan. Volume perdagangan siang ini mencapai 1,6 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,8 triliun. Indeks LQ45 naik 5,3 poin ke 633,01 dan JII naik 6,2 poin ke 501,2. IHSG mengalami net foreign buy sebesar Rp115,07 miliar dengan penjualan asing sebesar Rp554,4 miliar dan pembelian asing mencapai Rp669,5 miliar. HSG mengalami net foreign buy sebesar Rp115,07 miliar dengan penjualan asing sebesar Rp554,4 miliar dan pembelian asing mencapai Rp669,5 miliar. Sedangkan saham yang masih mengalami penurunan antara lain ham BATA turun Rp1.000 ke Rp65.000, SMAR turun Rp250 ke Rp4.700, TFCO turun Rp115 ke Rp405, BMRI turun Rp100 ke Rp5.900, INDR turun Rp100 ke Rp2.000.

 

 

 

Jakarta, 23 Maret 2011 (10:02)

IHSG pagi ini turun 3,9 poin

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada pagi ini dibuka turun 3,9 poin atau 0,1% ke level 3.513,73. Perdagangan di awali dengan 25 saham naik, 42 saham turun dan 69 saham stagnan. Indeks JII turun 0,5 poin ke 494,4, sedangkan indeks LQ45 turun 1,9 poin ke 625,7. Sebagian besar sektor bergerak terbatas dengan koreksi terdalam dialami sektor pertambangan 7,2 poin ke 3.074 disusul sektor perkebunan turun 5,9 poin ke 2.019,3. Sedangkan sektor konsumsi naik 4,7 poin ke 1.093,9. Saham-saham yang mengalami kenaikan yakni ITMG naik Rp500 ke Rp48.900, INTP naik Rp200 ke Rp14.700, GGRM naik Rp100 ke Rp42.000., PTBA naik Rp100 ke Rp20.600. Sedangkan saham yang mengalami penurunan antara lain ASII turun Rp450 ke Rp54.600, UNTR turun Rp150 ke Rp22.100, HRUM turun Rp100 ke Rp8.800, BBCA turun Rp50 ke Rp6.700, BBRI turun Rp50 ke Rp5.150.

 

 

Jakarta, 22 Maret 2011 (16:59)

IHSG sore ini semakin turun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sore ini ditutup turun 1,13 poin atau 0,03% ke level 3.517,72. sebanyak 101 saham turun, 100 saham naik dan 93 saham stagnan. Volume perdagangan kali ini mencapai 1,6 miliar dengan nilai transaksi Rp 3 triliun. Indeks JII turun 1,1 poin ke 494,9 dan indeks LQ45 turun 0,5 poin ke 627,7. Indeks terseret koreksi sektor pertambangan hingga 34,9 poin ke 3.081,2. Sementara penghuni lima besar top losers adalah Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang merosot 13,64% ke Rp 475. Posisi kedua ditempati Pioneerindo Gourmet (PTSP) yang melemah 10,53% ke Rp 340, dan Bank Sinarmas Tbk (BSIM) terkoreksi 8,47% ke Rp 370. Anggota MSCI stock yang terjun ke zona merah adalah Adaro energy (ADRO) yang turun 4,30% ke Rp 2.225, dan Telkom (TLKM) yang anjlok 2,22% ke Rp 6.600. Penghuni top gainers adalah Bhakti Capital Indonesia (BCAP) yang perkasa melonjak 25% ke RP 600, diikuti oleh Bentoel International (RMBA) yang naik 24,29% ke Rp 870 serta Mustika ratu (MRAT) yang menguat 17,53% ke Rp 570. Anggota MSCI stock yang berhasil naik adalah Semen Gresik (SMGR) yang menguat 2,37% ke Rp 8.650 dan Kalbe Farma (KLBF) yang menanjak 1,69% ke Rp 3.000.

 

 

Jakarta, 22 Maret 2011 (13:13)

IHSG siang ini ditutup turun

Pergerakan indeks pada sesi I ditutup turun 8,7 poin atau 0,25% ke level 3.510,15. volume perdagangan mencapai 724,9 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,3 triliun. Perdagangan di awali dengan 111 saham turun, 83 saham naik dan 71 saham stagnan. Pada indeks LQ45 turun 2,1 poun ke 626,04, sementara indeks JII juga mengalami penurunan 1,3 poin ke 494,7. Saham yang mengalami kenaikan seperti TGM naik Rp400 ke Rp48.300, AUTO naik Rp300 ke Rp13.500, AMFG naik Rp150 ke Rp5.200, LPPF naik Rp150 ke Rp2.700, RMBA naik Rp130 ke Rp830, TKIM naik Rp125 ke Rp2.775. Sementara saham yang tertekan antara lain GRM turun ke Rp200 ke Rp41.800, INDS turun Rp200 ke Rp8.500, INVS turun Rp150 ke Rp6.650

 

 

Jakarta, 22 Maret 2011 (10:14)

IHSG Semakin Mengalami Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada preopening pagi ini melanjutkan penguatannya dengan naik 9,330 poin atau 0,27% ke level 3.528,176, sedangkan indeks LQ45 naik 1,976 poin atau 0,31% ke level 630,179. Bursa-bursa bergerak mixed di pagi hari ini, sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat pada posisi Rp 8.716 per dolar AS. Pada perdagangan kemarin, indeks ditutup menguat 24 poin didorong oleh perburuan saham-saham bank dan konsumer. Saham-saham ini diincar investor menyusul perkiraan deflasi di bulan Maret ini. Saham yang mengalami kenaikan seperti saham INTP naik rp150 ke Rp14.550, BBRI naik Rp100 ke Rp5.200, GGRM naik Rp100 ke Rp42.100, RBMA naik Rp60 ke Rp760, BBCA naik Rp50 ke Rp6.750. Saham yang turun seperti saham ITMG turun Rp400 ke Rp47.500, UNTR turun Rp100 ke Rp22.000, ADRO turun Rp50 ke Rp2.275, ASII turun Rp50 ke Rp55.100.

 

 

 

Jakarta, 16 Maret 2011 (14:29)

IHSG ditutup Turun 0,64%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Rabu (16/3) ditutup turun 0,64% ke level 3.501,62. Volume perdagangan siang ini tercatat mencapai 1,26 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp1,67 triliun. Sebanyak 113 saham mengalami penurunan, 68 saham naik, dan 86 saham stagnan. Asing juga tercatat lebih banyak melakukan penjualan dengan terjadinya net foreign sell sebesar Rp162,82 miliar. Indeks LQ45 jatuh 0,86% ke level 623,85, sedang JII turun 0,67% ke level 496,98. Saham-saham yang turun tajam siang ini adalah ASII turun 1,27% ke Rp54.200, GGRM turun 1,56% ke Rp40.900, ITMG turun 0,53% ke Rp46.750, INTP turun 1,35% ke Rp14.550, SMGR turun 2,28% ke Rp8.550, dan LPIN turun 7,14% ke Rp2.275.

 

Jakarta, 16 Maret 2011 (10:38)

IHSG naik 0,2 %

Indeks SHarga Saham Gabungan pada pembukaan pagi ini (16/3) dibuka naik 0,2% ke level 3.531,66 mengikuti penguatanbursa Asia . Sebanyak 57 saham tercatat naik, sedangkan 19 saham turun dan 60 saham stagnan. Volume perdagangan pagi ini sangat tipis sebanyak 154,38 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 222,77 miliar. Indeks LQ$% pagi ini naik 0,29 ke level 631,15, sedangkan JII naik 0,26 ke level 501,67. Namun asing terpantau lebih banyak melepas saham pagi ini, karena terlihat terjadi nett foreign sell sebesar Rp 42,37 miliar. Di Asia, Shanghai naik 0,18%, Hang Seng naik 0,24%, KLSE naik 0,14%, Nikkei naik 4,75%, STI naik 0,6% dan Seoul naik 1,63%. Saham-saham yang naik tajam pagi ini antara lain ITMG naik1,06%, AALI naik 0,46^ ke Rp 21.800, UNTR naik 0,45% ke Rp 22.200, BDMN naik 0,79 % ke Rp 6.350, BBRI naik 0,98% ke Rp 5.150, dan TLKM naik 0,69% ke Rp. 7200.

Jakarta, 15 Maret 2011 (17:16)

IHSG ditutup Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (15/3) ditutup melemah 1,27% ke level Rp 3.524 akbat panic selling mengikuti kejatuhan saham Asia yang disebabkan dampak gempa dan tsunami Jepang yang terjadi Jumat pecan lalu. Investor mungkin khawatir terhadap penurunan permintaan dari berbagai ekspor seperti migas dan non migas dari Jepang. Sector otomotif juga mengalami dampak akibat penutupan beberapa pabrik mobil di Jepang. Kondisi ini memicu distribusi pengiriman mobil Jepang ke dalam negeri terhambat. Volume perdagangan juga sebanyak 3,6 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,55 triliun, namun investor asing masih terlihat bertahan dengan transaksi net foreign buy sebesar Rp 41,47 miliar. Sore ini, sebanyak 197 saham tercatat turun, 42 saham naik dan 63 saham stagnan. Indeks saham unggulan LQ45 turun 1,38% ke level 629,3, sedangkan JII turun 1,17% ke level 500,34. Di bursa Asia, Shanghai turun 1,38%, hang Seng turun 2,86%, KLSE turun 0,75%, Nikkei turun 10,55%, STI turun 2,65% dan Seoul turun 2,4%. Sementara saham-saham yang turun tajam sore ini adalah MBAI turun 4,16% ke Rp 12.650, AALI turun 2,25% ke Rp 21.700, ASII turun 0,81% ke level Rp 54.900, AUTO turun 2,52% ke Rp 13.500, MAIN turun 6,77% ke Rp 4.475, UNTR turun 1,33% ke Rp 22.100

Jakarta, 15 Maret 2011 (14:49)

IHSG Kembali Anjlok

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I siang ini terpaksa kembali pada level 3.400 anjlok 81 poin, ini di sebabkan krisis nuklir yang melanda Jepang menyebabkan para investor panic dan mengamankan portofolionya. Sejak tadi pagi IHSG dibuka melemah 29,15 poin atau 0,85% ke level 3.540,724. Selain dampak bencana di Jepang, turunnya Wall Street juga menjadi sentiment negative pada pergerakan bursa. Indeks terus berada di teritori negative pada perdagangan sesi I di siang hari ini. Bahkan sempat berada pada posisi terdalamnya di level 3.476,693. posisi tertingginya pun berada di zona merah pada level 3.569,282. pada penutupan perdagangan sesi I IHSG anjlok 81,727 poin atau 2,29% ke level 3.488,112. sementara indeks LQ45 turun 15,448 poin atau 2,43% ke level 622,664. Saham-saham yang naik secara signifikan dan berada dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 45.750, FKS (FISH) naik Rp 120 ke Rp 1.700, Sari Roti (ROTI) naik Rp 50 ke Rp 2.525, dan Tifico (TFCO) naik Rp 30 ke Rp 550. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multibreeder (MBAI) turun Rp 1.450 ke Rp 1.750, Astra International (ASII) turun Rp 1.300 ke Rp 54.050, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 40.800, dan united Tractor (UNTR) turun Rp.750 ke 21.650

Jakarta, 14 Febuari 2011 (14:49)

IHSG Melemah

Meskipun bursa Jepang masih jatuh, akan tetapi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 27 poin menyusul rebound bursa-bursa di Asia kecuali bursa Jepang. Banyak para investor mengalihkan dananya dari bursa Jepang ke beberapa bursa regional, termasuk juga Indonesia . Pada pembukaan bursa awal pecan, IHSG turun hingga 9,804 poin atau 0,28% ke level 3.532,424. Indeks menurun karena banyaknya sentiment negative, dari belum pulihnya krisis yang melanda Timur Tengah sampai pada Tsunami yang melanda Jepang. Namun, pada penutupan sesi I, IHSG ditutup menguat pada 26,287 poin atau 0,74% ke level 3.568,515. Indeks bergerak di teritori positif dan tampil beda meski bursa epang sedang menurun tajam akibat bencana dan dampak tsunami. Tak jauh beda pada perdagangan sesi I, sepanjang perdagangan sesi II IHSG berjalan di teritori positif, bahkan sempat menyentug posisi tertinggi di level 3.583,503. dan sampai pada penutupan di awal pecan, senin sore hari ini, IHSG menguat 27,611 poin atau 0,77% ke level 3.569m839. sementara Indeks LQ45 naik 6,613 poin atau 0,14% ke level 638.112. Saham tambang menjadi saham pilihan yang paling diburu oleh para investor asing. Hampir semua industri di bursa menguat, kecuali sector perdagangan. Saham-saham yang naik secara signifikan dan termasuk jajaran top gainers diantaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 2.650 ke Rp 45.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 13.950 ke Rp 41.700, Astra International (ASII) naik Rp 950 ke Rp 55.350 dan Harum Energy (HRUM) naik Rp 600 ke Rp 9.000. Sementara saham-saham yang cukup dalam dan masuk dalam jajaran top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 1.000 ke Rp 22.400, Goodyear (GDYR) turun Rp.400 ke Rp 9.400, Hexindo (HEXA) turun Rp 400 ke Rp 6.450 dan Unilever turun Rp 300 ke Rp 16.500.

Jakarta, 23 Februari 2011 (10:25)

Anak usaha ADRO raih pinjaman

Anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Saptaindra Sejati, mendapatkan pinjaman senilai US$ 400 juta atau setara Rp 3,6 triliun dari sindikasi perbankan. Fasilitas pinjaman itu diperoleh pada 18 Februari lalu dengan jatuh tempo pembayaran selama tujuh tahun.

Ke-12 bank itu adalah PT Bank Mandiri Tbk Singapore Branch, Th e Hongkong Bank and Shanghai Banking Corporation Ltd, Overseas Chinese Banking Corporation Ltd, PT Bank UOB Buana, DBS Bank Ltd, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Th e Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd Jakarta Branch, PT ANZ Panin bank, Credit Agricole Corporate and Investment Bank, dan Standard Chartered Bank.

Dana pinjaman ini nantinya selain akan digunakan untuk membiayai anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) anak usaha, juga akan dipakai untuk melunasi seluruh pinjaman lain.

Chinatrust Commercial Bank Co Ltd cabang Singapura dan Societe Generale cabang Singapura bertindak sebagai lead arranger pinjaman. Sementara yang bertindak sebagai facility agent adalah Th e Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd (HSBC).

 

Jakarta,23 Februari 2011 (10:15)

ADHI raih dua kontrak baru

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berhasil mendapatkan dua proyek baru dengan nilai investasi mencapai Rp 262,85 miliar. Rencananya perseroan akan mengerjakan pengembangan Cirebon Super Blok dan pengerjaan struktur dan arsitektur pembangunan gedung Menara Th e Convergence Indonesia.

Untuk proyek Cirebon Super Blok perseroan memerlukan waktu selama 300 hari atau sekitar 10 bulan. Sedangkan untuk proyek pengerjaan struktur dan arsitektur Menara The Convergence Indonesia perseroan membutuhkan waktu sedikit lebih panjang, yakni sekitar 450 hari atau selama 15 bulan.

Pembangunan Cirebon Super Blok ini mempunyai nilai kontrak sebesar Rp 77,85 miliar. Sementara untuk proyek Menara The Convergence Indonesia nilai investasinya mencapai Rp 185 miliar.

Jakarta, 24 Febuari 2011 (12:58)

Sesi I, IHSG melemah

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG ditutup melemah 21,850 poin (0,63%) ke level 3.452,273. Tercatat frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 49.735 kali pada volume 2,061 miliar lembar saham senilai Rp 1,647 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 63 saham turun, dan 84 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 1.250 ke Rp 13.900, Inovisi (INVS) naik Rp 1.050 ke Rp 6.300, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 200 ke Rp 6.450, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 150 ke Rp 3.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.250 ke Rp 47.350, Astra Agro (AALI) turun Rp 650 ke Rp 21.550, Astra Internasional (ASII) turun Rp 550 ke Rp 51.350 dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 450 ke Rp 36.600.

Jakarta, 24 Febuari 2011 (10:02)

IHSG dibuka melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Kamis (24/01) melemah 13,76 poin atau 0,4 persen ke 3.460,36. Tercatat volume transaksi 137,89 juta lembar saham senilai Rp95,39 miliar. Sebanyak 49 saham melemah, 18 saham menguat dan 48 saham stagnan.

Saham yang bergerak melemah (top lossers) adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp800 ke Rp47.800, PT Astra International Tbk (ITMG) turun Rp400 ke Rp51.500, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp350 ke Rp14.650 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp300 ke Rp21.900.

Sementara saham-saham yang menguat (top gainers) adalah PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) naik Rp1.050 ke Rp6.300, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) naik Rp350 ke Rp13.00 dan PT Smart Tbk (SMAR) naik Rp250 ke Rp5.250

Jakarta,21 Februari 2011 (10:10)

Anggarkan capex US$ 30 juta, HRUM naikan target produksi

PT Harum Energy Tbk (HRUM) menganggarkan dana untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 30 juta, yang akan digunakan untuk memperlancar jalan angkut batu bara, penyelesaian infrastruktur pengolahan batu bara, dan penambahan armada pengangkut batu bara.

Anggaran dana capex perseroan itu berasal dari dana internal ditambah dari dana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) perseroan tahun lalu. Hingga akhir Desember 2010, dana yang dihimpun dari penawaran saham baru itu sebesar Rp 1,04 triliun masih tersisa Rp 490,5 miliar.

Dari aksi tersebut, perseroan juga mengincar kenaikan produksi batu baranya pada 2011 hingga 41 %, dari produksi 2010 yang diperkirakan 7,4 juta ton, menjadi 10,5 juta ton. Kenaikan produksi tersebut seiring perkiraan akan mulai berproduksinya anak usaha perseroan, PT Tambang Batubara Harum.

Jakarta,21 Februari 2011 (10:05)

Alokasikan capex US$ 45 juta, POLY kembangkan usaha

PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) mengalokasikan dana US$ 45 juta atau setara Rp 405 miliar untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2011 demi pengembangan usahanya. Perseroan akan mengembangkan produk daur ulang polyester chips di kedua pabriknya di Kiara Payung, Karawang, Jawa Barat, dan Nolokerto, Kendal, Jawa Tengah.

Saat ini, perseroan memproduksi produk-produk kimia, termasuk pembuatan asam tereftalat murni (purifi ed terephthalic Acid/PTA), polyester chips, staple fiber, benang fi lament, dan kain. Perseroan juga mendaur ulang limbah benang dan serat yang dihasilkan secara internal selama proses pembuatan benang dan serat.

Porsi pendanaan untuk pembangunan pabrik tersebut 50 % berasal dari internal dan sebagian lainnya diperoleh dari dana pinjaman yang hingga saat ini masih dicarikan jalan keluarnya.

Jakarta, 23 Febuari 2011 (12:15)

IHSG ditutup menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (23/02) IHSG menguat 23,023 poin (0,66%) ke level 3.474,123. Sementara Indeks LQ 45 naik 5,921 poin (0,97%) ke level 616,140.

Pada perdagangan hari ini, tercatat transaksi di seluruh pasar mencapai 96.375 kali pada volume 3,122 miliar lembar saham senilai Rp 4,085 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 69 saham turun, 104 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 2.000 ke Rp 48.600, Bukti Asam (PTBA) naik Rp 600 ke Rp 20.200, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 15.700, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp 250 ke Rp 51.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 1.200 ke Rp 9.800, Inovisi (INVS) turun Rp 1.150 ke Rp 5.250, Waran Inovisi (INVS-W) turun Rp 500 ke Rp 5.400, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 22.900. 

Jakarta, 23 Febuari 2011 (12:15)

Sesi I, IHSG menguat

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG ditutup naik 33,082 poin (0,95%) ke level 3.484,182. Tercatat frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 53.849 kali pada volume 1,813 miliar lembar saham senilai Rp 2,281 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 63 saham turun, 84 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya  Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.600 ke Rp 48.200, Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 15.750, Bukti Asam (PTBA) naik Rp 500 ke Rp 20.100, dan Plaza Indoensia (PLIN) naik Rp 350 ke Rp 1.750.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 1.250 ke Rp 9.750, Multi Prima (LPIN) turun RP 125 ke Rp 2.250, Indo Rama (INDR) turun Rp 100 ke Rp 1.650, dan Bayan (BYAN) turun Rp 50 ke Rp 17.950..

Jakarta, 23 Febuari 2011 (10:09)

IHSG dibuka melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (23/01) dibuka melemah 10,98 poin atau sebesar 0,32 persen menjadi 3.440,12. Tercatat nilai transaksi Rp239,75 miliar dengan volume transaksi sebesar 206,98 juta lembar saham. Sebanyak 42 saham menguat, 62 saham melemah, dan 57 saham stagnan.

Saham-saham yang bergerak menguat ( top gainers ) di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp500 ke Rp47.100, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp400 ke Rp22.650, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp250 ke Rp51.900, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp150 ke Rp14.900.

Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah ( top lossers ) di antaranya PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) turun Rp1.000 ke Rp10.000, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp250 ke Rp15.000, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp100 ke Rp5.850

Jakarta, 21 Febuari 2011 (12:33)

Sesi I, IHSG melemah

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG ditutup melemah 7,290 poin (0,21%) ke level 3.494,207. Tercatat frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 74.214 kali pada volume 1.695 juta lembar saham senilai Rp 2,010 triliun. Sebanyak 70 saham naik, 106 saham turun, 73 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 menjadi Rp 6.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 950 menjadi Rp 48.150, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.700 menjadi Rp 37,450, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 7,550.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain PGN (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 3.775, Astra International (ASII) turun Rp 600 menjadi Rp 52.400, Indika Energy (INDY) turun Rp 25 menjadi Rp 3.800.

Jakarta,18 Februari 2011 (10:30)

LPKR resmikan rumah sakit

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah meresmikan rumah sakit baru yang diberi nama Rumah Sakit Jambi senilai US$ 18 juta atau setara Rp 162 miliar di Jambi. Rumah Sakit Jambi ini merupakan rumah sakit kelima dalam jaringan rumah sakit yang sudah dimiliki perseroan.

Perseroan mendapatkan 83 % kepemilikan dan mengendalikan rumah sakit swasta ini sekaligus melakukan investasi peralatan medis tambahan yang akan mengubah kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

Rumah Sakit ini memiliki 109 tempat tidur, 24 ruang rawat jalan, tiga ruang operasi, dan sejumlah ruang spesialisasi di bidang saraf, kardiologi, ortopedi, hemodialisis, kemoterapi yang terhubung dengan MRCCC, dan emergency trauma, termasuk peralatan mutakhir MRI 1,5 Tesla, CT-Scan 64 slice, Cath-Lab, mesin Ultrasound 4D baru, dan mamografi .

Perseroan juga berencana membangun 20 rumah sakit baru dan melakukan akuisisi tambahan jika terdapat peluang untuk mencapai pendapatan rumah sakit US$ 500 juta per tahun selama lima tahun.

Jakarta,18 Februari 2011 (10:20)

Tingkatkan produksi, BUMI investasikan US$1,1 miliar

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menggagrkan dana invetasi sebesar US$1,1 miliar atau sekitar Rp 9,9 triliun untuk rencana peningkatan produksinya dalam dua tahun mendatang dengan menggandakan produksinya.

Rencananya perseroan akan meningkatkan produksinya di dua anak usahanya yakni, PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin. Kapasitas produksi batu bara perseroan diharapkan naik dari sekitar 60 juta ton per tahun saat ini menjadi 100 juta ton per tahun.

Perseroan akan mendanai ekspansi tersebut dari berbagai sumber. Selain dari dana kas internal, investasi akan diperoleh dari pembiayaan pemasok ( vendor financing ) serta skema pembiayaan built own operate and transfer (BOOT).

Jakarta, 21 Febuari 2011 (09:52)

IHSG dibuka menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Senin (21/01) dibuka menguat 6,62 poin atau 0,2 persen ke 3.508,12. Tercatat nilai transaksi 176,13 juta lembar saham, senilai Rp251,33 miliar. Sebanyak 56 saham menguat, 33 saham melemah dan 60 saham stagnan.

Saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.600 ke Rp37.3560, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp500 ke Rp47.700, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp250 ke Rp53.250 dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp200 ke Rp19.850.

Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) antara lain PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp250 ke Rp15.400, PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) turun Rp100 ke Rp2.275, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun Rp75 ike Rp2.875

Jakarta, 18 Febuari 2011 (13:51)

Sesi I, IHSG menguat

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG d itutup menguat 60,508 poin (1,76%) ke level 3.494,888.  Tercatat frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 60.646 kali pada volume 1,915 miliar lembar saham senilai Rp 3,494 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 51 saham turun, 76 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 2.000 ke Rp 53.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.100 ke Rp 47.450, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 650 ke Rp 34.100, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 600 ke Rp 22.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sepatu Bata (BATA) turun Rp 1.500 ke Rp 66.000, Multibreeder (MBAI) turun Rp 850 ke Rp 11.100, Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 100 ke Rp 8.900, dan Gas Negara (PGAS) turun Rp 75 ke Rp 3.900.

Jakarta,17 Februari 2011 (10:15)

Siapkan dana Rp 500 miliar, SMRA ekspansi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) akan membangun dua pusat perbelanjaan (shopping mall) pada 2011. Rencananya, kedua pengembangan pusat perbelanjaan itu akan mengambil lokasi di Summarecon Bekasi dan Summarecon Serpong.

Perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp 500 miliar untuk membangun pusat perbelanjaan di Summarecon Bekasi. Sedang untuk mengerjakan pembangunan pusat perbelanjaan di Summarecon Serpong, perseroan siap menggelontokan dana sebanyak Rp 350 miliar.

Sebanyak 80 % sumber dana akan diambil dari pinjaman bank, sedang 20 % sisanya akan diambil dari dana internal. Selain oroyek tersebut, perseroan juga akan melanjutkan pengembangan sejumlah proyek lama di tiga kawasan hunian yang dikelola perseroan, yakni Summarecon Bekasi, Summarecon Kelapa Gading dan Summarecon Serpong.

Jakarta,17 Februari 2011 (10:10)

AMRT anggarkan capex Rp 950 miliar

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 950 miliar untuk tahun 2011. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk pembiayaan ekspansi gerai dan membangun tiga pusat distribusi atau distribution center (DC).

Perseroan menargetkan pertumbuhan gerai mereka di seluruh Indonesia mencapai 800 unit. Dengan realisasi target ini, jumlah gerai Alfamart akan bertambah menjadi 5.612 toko dimana jumlah gerai Alfamart tercatat 4.812 unit.

Sekitar Rp 750 miliar dari alokasi belanja modal 2011 rencananya digunakan untuk penambahan gerai. Sedangkan untuk penambahan tiga DC, diperkirakan butuh dana maksimum Rp 210 miliar.

Jakarta, 18 Febuari 2011 (10:07)

IHSG dibuka menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Jum'at (18/01) dibuka menguat 15,47 poin atau setara dengan 0,45 % mennjadi 3.449,84.  Tercatat nilai transaksi 55,26 juta lembar saham senilai Rp104,52 miliar dengan 30 saham menguat, 54 saham diam di tempat alias stagnan, serta sembilan saham terpantau melemah.

Emiten yang berada di jajaran top gainers antara lain PT Astra International Tbk ASII naik Rp900 ke Rp51.900, PT Astra Agro Lestari Tbk naik Rp550 menjadi Rp22.300, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp550 ke Rp34.000, serta PT Indo Tambangraya Megah naik Rp450 ke posisi Rp46.800.

Sementara emiten yang berada di jajaran top loosers di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 ke Rp3.925, PT Medco Energy International Tbk (MEDC) turun Rp25 menjadi Rp3.275, serta PT Citra Marga Nusaphala Tbk (CMNP) turun Rp20 ke Rp1.120

Jakarta, 17 Febuari 2011 (16:19)

IHSG ditutup menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Kamis (17/02) IHSG menguat 17,595 poin (0,51%) ke level 3.434,380. Sementara Indeks LQ 45 naik 3,956 poin (0,65%) ke level 604,625.

Pada perdagangan hari ini, tercatat transaksi di seluruh pasar mencapai 88.727 kali pada volume 3,119 miliar lembar saham senilai Rp 4,370 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 89 saham turun dan 94 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.700 ke Rp 51.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.450 ke Rp 46.350, Indocement (INTP) naik Rp 600 ke Rp 15.050, dan Semen Gresik (SMGR) naik Rp 300 ke Rp 8.700.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 33.450, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 550 ke Rp 21.750, London Sumatera (LSIP) turun Rp 350 ke Rp 10.550, dan Sumi Indo (IKBI) turun Rp 260 ke Rp 1.600.

Jakarta,17 Februari 2011 (10:05)

Tambah modal, ABDA gelar right issue

PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) akan menambah modal melalui penawaran umum terbatas atau right issue sebelum April 2011. Rencananya, perseroan menerbitkan saham seri B dengan nominal Rp 300 sebesar 481.080.960 saham.

Perseroan berharap dapat meningkatkan modal sebesar Rp 144,32 miliar, dari Rp193,85 miliar menjadi Rp 338,17 miliar.Walaupun saat ini asuransi ABDA modal minimumnya telah lebih dari 100 miliar rupiah, penambahan modal itu diperlukan untuk melakukan ekspansi kami ke depannya

Selain itu, perseroan juga berencana melakukan ekspansi ke unit syariah. Saat ini, perseroan tengah menargetkan bisa menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan, minimal dua hingga tiga perusahaan dapat terjalin tahun ini.

Jakarta,16 Februari 2011 (10:30)

SMAR bangun pabrik CPO

PT Sinar Mas Agro Resources & Technology Tbk (SMAR) berencana untuk membangun dua pabrik Crude Palm Oil (CPO) di tahun ini. Anak usaha Grup Sinar Mas ini berencana mengembangkan bisnisnya dari perusahaan kelapa sawit menjadi produsen produk-produk turunan sawit.

Rencana investasi perseroan tersebut akan bernilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 4,5 triliun Salah satu perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia ini berencana membangun pabrik pengolahan CPO menjadi berbagai produk turunannya.

Jakarta, 17 Febuari 2011 (12:24)

Sesi I, IHSG menguat

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG d itutup menguat 14,876 poin (0,44%) ke level 3.431,661.  Tercatat frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 46.908 kali pada volume 1.577 juta lembar saham senilai Rp 2,047 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 83 saham turun dan 68 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.950 menjadi Rp 51.250, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 300 menjadi Rp 8.700, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 550 menjadi Rp 15.000, Harum Energy (HRUM) naik Rp 350 menjadi Rp 8.800.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 150 menjadi Rp 5.450, Borneo Lumbung Energy (BORN) turun Rp 20 menjadi Rp 1.500, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 menjadi Rp 33.650, BCA (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 6.000.

Jakarta, 17 Febuari 2011 (09:52)

IHSG dibuka menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Kamis (16/01) dibuka menguat tipis 4,23 poin atau 0,1 % ke 3.421,01.  Tercatat nilai transaksi 5,66 juta lembar saham senilai Rp17,45 miliar. Sebanyak 14 saham menguat, empat saham melemah dan 24 saham stagnan.

Saham yang bergerak menguat (top gainers) adalah PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp450 ke Rp49.750, PT United Tractor Tbk (UNTR) naik Rp200 ke Rp23.200, PT Plaza Indonesia Reality Tbk (PLIN) naik Rp150 ke Rp1.600 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp100 ke Rp45.000.

Sementara saham yang bergerak melemah (top lossers) adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp100 ke Rp14.350, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp100 ke Rp5.500 dan PT Intraco Penta Tbk (INTA) turun Rp25 ke Rp2.725

Jakarta, 16 Febuari 2011 (16:25)

IHSG ditutup menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (16/02) IHSG menguat 0,2 poin ke 3.416,78. Sementara indeks LQ45 naik 0,5 poin ke 600,67 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,14 poin ke 483,76.

Pada perdagangan hari ini, tercatat transaksi di seluruh pasar mencapai Rp3,35 triliun dengan volume transaksi mencapai 2,342 miliar lembar saham. Sebanyak 88 saham menguat, 121 saham melemah, dan 90 saham tidak mengalami perubahan harga.

Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp650 ke Rp15.150, PT Branta Mulia Tbk (BRAM) naik Rp350 ke Rp2.550 dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp250 ke Rp1.690.

Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp700 ke Rp22.300, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp400 ke Rp25.300, PI Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp360 ke Rp1.100

Jakarta,16 Februari 2011 (10:20)

MLPL ekspansi ke China

PT Multipolar Tbk (MLPL) akan mengembangkan bisnis jaringan retail di China dengan membangun enam hingga tujuh gerai senilai US$ 70 juta atau sekitar Rp 630 miliar. Rencana ekspansi perusahaan teknologi informasi (TI) terintegrasi ini ke bisnis retail akan dilakukan dengan penambahan enam hingga tujuh gerai baru Robbinz Departement Store.

Selain itu, di jasa TI dan alih daya, perseroan mengalokasikan dana sebesar US$12 juta sampai 15 juta. Seluruh dana investasi tersebut sebagian besar merupakan dana internal perseroan dan sisanya diperolehnya dari pinjaman bank.

Saat ini perseroan juga masih menunggu hasil kajian Merrill Lynch berkaitan dengan rencana perseroan melepas aset di anak perusahaan PT Matahari Putra Prima Tbk dan PT First Media Tbk.

Jakarta,16 Februari 2011 (10:10)

HRUM lunasi sisa utang

PT Harum Energy Tbk (HRUM) telah melunasi sisa utang US$ 5 juta kepada sindikasi kreditor Bank DBS Ltd. Utang tersebut merupakan bagian dari fasilitas pinjaman sindikasi berupa pinjaman berulang ( revolving credit facility ) sebesar US$200 juta.

Sebelumnya, perseroan juga telah melakukan pembayaran utang lebih awal sebesar US$75 kepada sejumlah kreditor yang tergabung dalam sindikasi bank tersebut. Dengan demikian, saat ini perseroan tidak lagi memiliki utang kepada sindikasi tersebut.

Dari fasilitas pinjaman senilai US$200 juta, perseroan telah menggunakan US$80 juta. Sebagian dana pelunasan utang tersebut diperoleh dari hasil penjualan perdana sahamnya ke publik atau initial public offerring (IPO) pada Oktober tahun lalu.

Jakarta,14 Februari 2011 (10:05)

KLBF siapkan capex untuk ekspansi

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menglokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp650 miliar yang diambil sepenuhnya dari kas internal Dengan dana tersebut, perseroan. akan melakukan beberapa ekspansi dengan menambah beberapa jalur distribusi.

Salah satu bentuk ekspansi perseroan adalah dengan menambah beberapa jalur distribusi dan ekspansi produk farmasi dan kesehatan, serta menambah satu pabrik baru di Jakarta Pulogadung untuk kebutuhan di seluruh Indonesia .

Selain itu, meski tetap fokus menggarap pasar domestik, perseroan juga mengincar pendapatan dari penjualan ekspor mencapai Rp 500 miliar pada 2011. Pertumbuhan pendapatan pada 2011 diharapkan naik sebesar 15-18 % atau sebesar Rp 8,5 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 7,2 miliar.

Jakarta, 16 Febuari 2011 (12:23)

Sesi I, IHSG melemah

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 12,345 poin (0,37%) ke level 3.404,422.  Tercatat frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 55.532 kali pada volume 1,21 juta lembar saham senilai Rp 2 triliun. Sebanyak 62 saham naik, 110 saham turun, 94 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Unilever (UNVR) naik Rp 350 ke Rp 14.850, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 350 ke Rp 2.550, Matahari (MPPA) naik Rp 220 ke Rp 1.660, dan Harum Energi (HRUM) naik Rp 150 ke Rp 8.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro Lestari turun Rp 550 ke Rp 22.450, Astra Internasional (ASII) turun Rp 500 ke Rp 49.050, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 450 ke Rp 44.750, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 22.850.

Jakarta, 16 Febuari 2011 (09:55)

IHSG dibuka melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (16/01) dibuka 8,53 poin atau 0,7 % ke 3.394,22.  Tercatat nilai transaksi Rp212,93 miliar dengan volume 131,956 juta lembar saham. Sebanyak 28 saham menguat, 46 saham melemah, dan 44 saham tidak mengalami perubahan harga.

Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) di antaranya PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp210 ke Rp1.650, PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) naik Rp50 ke Rp5.600 dan PT Jasamarga Tbk (JSMR) naik Rp50 ke Rp3.075.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) di antaranya PT Astra Internasional Tbk (ASII) turun Rp750 ke Rp48.800, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp550 ke Rp22.450 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp500 ke Rp44.700

Jakarta, 14 Febuari 2011 (16:17)

IHSG ditutup menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Senin (14/02) IHSG menguat hingga 25,001 poin (0,74%) ke level 3.416,767. Sementara indeks LQ 45 juga menguat 5,049 poin (0,85%) ke level 600,168.

Pada perdagangan hari ini, tercatat transaksi di seluruh pasar mencapai 79.614 kali pada volume 4.683 juta lembar saham senilai Rp 12.269 triliun. Sebanyak 123 saham naik, 77 saham turun dan 75 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.150 menjadi Rp 49.550, Lippo Karawaci (LPKR) naik Rp 20 menjadi Rp 540, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.600, United Tractor (UNTR) naik Rp 650 menjadi Rp 23.200, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 950 menjadi Rp 45.200, Adaro (ADRO) naik Rp 50 menjadi Rp 2.425.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 7.450, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 50 menjadi Rp 14.500, Garuda Indonesia (GIAA) turun Rp 30 menjadi Rp 590, Multipolar (MLPL) turun Rp 35 menjadi Rp 260..

Jakarta, 14 Februari 2011 (10:15)

Cari pendanaan, VRNA terbitkan obligasi

PT Verena Multi Finance (VRBA) menargetkan obligasi senilai Rp500 miliar di kuartal I-2011. Dana yang diperoleh dari obligasi tersebut akan digunakan sebagai modal kerja pembiayaan mobil bekas sebesar 95 %.

Obligasi senilai Rp500 milar tersebut akan terdiri dari tiga seri, seri pertama 370 hari, seri ke dua untuk dua tahun dan seri ke tiga untuk tiga tahun. Perseroan telah menunjuk tiga penjamin emisi yaitu Indopremier securities, Mandiri securitas, dan Standarcartered securitas.

Selain obligasi, persroan juga akan melakukan pendanaan dari beberapa bank sebesar Rp1,5 triliun. Adapun komposisinya antara lain Bank Panin sekitar Rp1 triliun, sisanya berasal dari BNI, BRI dan beberapa bank Jepang.

Jakarta, 9 Febuari 2011 (13:00)

Sesi I, IHSG melemah

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 56,256 poin (1,63%) ke level 3.403,677. Tercatat frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 38.756 kali pada volume 1,326 miliar lembar saham senilai Rp 1,948 triliun. Sebanyak 23 saham naik, 186 saham turun, dan 54 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Nipress (NIPS) naik Rp 175 ke Rp 3.875, International Nickel (INCO) naik Rp 100 ke Rp 5.100, FKS Multiagro (FISH) naik Rp 80 ke Rp 1.520, dan OCBC NISP (NISP) naik Rp 70 ke Rp 1.320.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam katagori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 950 ke Rp 34.750, Astra Internasional (ASII) turun Rp 800 ke Rp 48.050, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 45.700, dan Indocement (INTP) turun Rp 600 ke Rp 14.200.

Jakarta, 7 Febuari 2011 (12:18)

Sesi I, IHSG ditutup menguat

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG ditutup naik 39,748 poin (1,07%) ke level 3.739,011. Tercatat frekuensi transaksi di seluruh pasar 84.823 kali pada volume 3,298 miliar lembar saham senilai Rp 3,473 triliun. Sebanyak 111 saham naik, 89 saham turun dan 83 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambang (ITMG) naik Rp 4.250 ke Rp 55.250, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 900 ke Rp 27.050, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 650 ke Rp 21.400, United Tractors (UNTR) naik Rp 600 ke Rp 24.150.

Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Kentucky Fried Chicken (FAST) turun Rp 500 ke Rp 9.500, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 47.800, XL Axiata (EXCL) turun Rp 100 ke Rp 5.900.

Jakarta, 4 Februari 2011 (08:00)

IHSG dibuka menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Jum'at (04/01) dibuka menguat 6,47 poin atau 0,19 persen ke 3.487,30. Tercatat nilai transaksi Rp146 miliar dengan volume transaksi sebesar 136,9 juta lembar saham. Sebanyak 50 saham menguat, 16 saham melemah, dan 66 saham tidak mengalami perubahan harga.

Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp250 ke Rp48.600, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp250 ke Rp47.650, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp200 ke Rp15.450, dan PT Smart Tbk (SMAR) naik Rp100 ke Rp5.200.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp100 ke Rp36.800, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp50 ke Rp22.800, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp50 dan Rp5.800

Jakarta, 4 Februari 2011 (08:00)

SMGR tunda rencana akuisisi

PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menunda rencana akuisisi perusahaan semen di luar negeri yang sebelumnya diperkirakan bisa terwujud pada 2011. Pasalnya, setelah membatalkan rencana penerbitan obligasi senilai US$200- 300 juta, perseroan belum bisa memastikan rencana pendanaan untuk akuisisi tersebut

Sejumlah perusahaan semen yang masuk dalam daftar incaran perseroan antara lain, perusahaan semen di Malaysia, Vietnam, Filipina dan Thailand. Di luar kebutuhan akuisisi tersebut, perseroan masih belum memerlukan tambahan dana eksternal.

Di luar kebutuhan akuisisi tersebut, perseroan masih belum memerlukan tambahan dana eksternal. Selain kas internal yang mencapai Rp 4 triliun, perseroan juga masih memiliki arus kas dari kegiatan operasi hingga sekitar US$75-100 juta atau setara Rp 675- 900 miliar pada 2011.

Jakarta, 4 Februari 2011 (08:00)

META anggarkan capex Rp 5 triliun

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) menganggarkan belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) sebesar Rp 4-5 triliun pada tahun ini. Rencananya, perseroan akan menggunakan dana tersebut untuk mengakuisisi sejumlah perusahaan.

Total investasi yang dianggarkan oleh perseroan pada tahun ini merupakan bagian dari rencana pengembangan usaha perseroan dalam lima tahun ke depan yang mencapai Rp 38 triliun.

Rencananya perseroan akan menargetkan pengerjaan proyek jalan tol yang ada di Jawa Timur untuk tahun ini, tapi semua itu masih terbentur masalah peraturan daerah yang mengacu tentang pengerjaan proyek ini, seperti pembebasan lahan dan lainnya.

Selain itu, saat ini perseroan juga memiliki empat ruas tol yaitu Bintaro-Serpong (7,25 kilometer), Pelabuhan Makassar (5,95 kilometer), Seksi Empat tol Makassar (11,57 kilometer), dan tol Lingkar Barat Satu Kebon Jeruk-Penjaringan.

Jakarta, 2 Februari 2011 (16:00)

IHSG ditutup menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (02/01) menguat 38,325 poin (1,11%) ke level 3.480,826. Sementara Indeks LQ 45 naik 7,433 poin (1,22%) ke level 612,564.

Pada perdagangan hari ini, tercatat transaksi di seluruh pasar mencapai 105.993 kali pada volume 2,514 miliar lembar saham senilai Rp 4,339 triliun. Sebanyak 149 saham naik, 73 saham turun dan 79 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 950 ke Rp 22.500, Asahimas (AMFG) naik Rp 700 ke Rp 5.250, Mayora (MYOR) naik Rp 600 ke Rp 10.850, dan Indocement (INTP) naik Rp 450 ke Rp 14.650.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam katagori top losers antara lain Argo Pantes (ARGO) turun Rp 300 ke Rp 1.000, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 270 ke Rp 830, Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 ke Rp 48.350, dan Intanwijaya (INCI) turun Rp 85 ke Rp 330.

 
                                Copyright © 2008 www.finansialbisnis.com/News